Jumat, 27 November 2015

KISRUH SUDIRMAN SAID VS SETYA NOVANTO

   Ini yang repot, kasus hukum dicampur aduk dengan politik, kisruh antara sudirman said vs setya novanto menjadi polemik yang tak habis habisnya. Masing-masing membela diri dan melakukan pembenaran, bukan penegakan hukum yang dicari malah mencari kelemahan dan kekurangan masing-masing. Substansi masalah seharusnya dikedepankan bukan prosedure yang kadang membuat berbelit-beli. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tampaknya juga setengah hati menangani kasus ini pasalnya menyangkut pimpinan mereka di DPR.
SAMSUNG Galaxy Note 4 - Blossom Pink
   Bangsa ini semakin jauh dari sifat jujur dan tahu diri, justru yang mengemuka adalah maju terus pantang mundur. Semua harus diukur dengan pembuktian formal hukum, dan mengabaikan moral dan norma kepatutan dan kejujuran. Jika contoh ini terus ada di republik ini, maka kasihan untuk anak cucu ketika yang akan kehilangan keteladanan. Bangsa ini akan terus menjadi bangsa yang lemah dan tidak bermoral karena sudah dicontohkan dari para pemimpinnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar